Gowa)BenuaSulselcom. Masyarakat dihimbau, untuk ekstra hati-hati, dengan kondisi cuaca yang ekstrim dan tidak bersahabat, pihak BMKG, menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Gowa agar lebih berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan yang terjadi, terutama dibantaran sungai jeneberang.
Hal-hal yang menjadi perhatian untuk diantisipasi dan diwaspadai adalah terkait bahaya banjir, tanah longsor, angin kencang dan serta pohon tumbang hingga bahaya petir yang sewaktu-waktu dapat saja terjadi.
Peringatan dini atau Warning terkait kondisi cuaca di Indonesia telah direlease pihak BMKG beberapa waktu dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia secara umum, untuk mewaspadai, penomena gejolak alam.
Untuk di wilayah kabupaten Gowa hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif namun beberapa kejadian seperti pohon tumbang diseputaran jalan poros Gowa Takalar, sangat mengkhawatirkan yang sewakru-waktu, dapat tumbang, dan menelan korban jiwa. Ungkap salah seorang reporter dalam pantauannya langsung dilapangan.
Secara khusus saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di bantaran sungai jeneberang untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan hindari melakukan aktifitas dibantaran sungai, walaupun pada siang tadi pukul 12.44 WITA kondisi debit air di Dam bili-bili masih berstatus dibawah normal 85.25 MDPL Kamis 5/11/2021 (RB#)
Reporter
RUSLAN TURATEA.