Penyebab sepele, diduga oknum Sang ketua RT. menabrak dan menganiaya bocah tak bersalah.

IMG-20220914-WA0014.jpg

Gowa]BenuaSulSel.Com. Bermula kejadiannya, korban bermain dengan anak pelaku, anak pelaku memaki Korban dengan kata “SUNDALA”, korban membalas dengan menyemprotkan air Aqua gelas, lalu anak pelaku melapor keoknum yang tidak lain adalah bapaknya sendiri selaku ketua RT. Tempat kejadian perkara, di Mesjid Hijrahtul Ummah perumahan BTN Paccinongan Harapan. Sekitar jam 19.30. 9/2022.

Setelah shalat isya anak Miftahulhuda kembali ke Rumah, beberapa saat kemudian disuruh oleh ayahnya kembali ke Mesjid untuk memanggil adiknya dengan menggunakan sepeda.
Sesampai di Mesjid bertemu pelaku H. Saenal Dg. Gassing oknum Ketua RT 2 RW 12 BTN Paccinongan Harapan, langsung menabrakkan motor kesepada dan mengenai kaki Korban, disusul kemudian turun menampar korban

Korban kembali ke rumah dengan Menangis, kemudian adik korban menyusul kembali ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut.

Ayah korban menyuruh kakak korban utk mengundang pelaku uuntuk menanyakan Ikhwal tersebut, ttp pelaku menolak dan berkata “ahhh tidak mau”

Ibu korban melaporkan ke RW setempat namun sampai esok paginya 12-09-2022 TDK ada lagi info.

Pagi itu Senin 12-09-2022 ibu korban melapor ke polres gowa

14.00 lurah Paccinongan menemui korban di polres Gowa setelah itu menemui orang tua korban, dan menyampaikan telah meminta PELAKU utk menghadap di kantor kelurahan Paccinongan Gowa.

16.00 Pelaku menghadap ke Lurah Paccinongan dan bersikukuh tidak melakukan pemukulan dan menabrak korban, terus menerus Lurah meminta kejujuran PELAKU dan berterus terang tetapi pelaku bersih kukuh tidak melakukan pemukulan dan bersedia diperiksa sidik jarinya, sebelum pulang pelaku diingatkan bahwa disekitar lokasi ada CCTV tetapi pelaku tetap bersikukuh tidak melakukan penabrakan dan pemukulan

19.30 lurah bersama aparat Binmas dan tokoh masyarakat mengamankan CCTV setelah itu Lurah menyampaikan kekecewaannya dihadapan Jamaah Isya karena telah dibohongi oleh oknum RT tersebut

19.45 lurah mengunjungi rumah korban dan menyampaikan kekecewaanya atas kebohongan RT tersebut, dan telah itu mengumumkan pemecatan RT tersebut di mesjid.

Laporan. @Rapiuddin Tantu.

(Visited 82 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top