Bag. Pepatah Mulutmu Harimaumu, Sikap Arogan Kepala Desa Pa,rasangang Beru Jadi Bahan Perbincangan

IMG-20200930-WA0053.jpg

Takalar (Benuanews-Sulsel) 01/10/2020. Sebagai seorang pemimpin tidak boleh arogan saat mendapatkan amanah dari rakyat, selain harus amanah, seorang pemimpin tidak bisa bersikap arogan dengan kekuasaan yang ia miliki. ” Seharusnya sebagai Pemimpin adalah menjadi pelayan bagi rakyatnya dan masyarakatnya bahkan menjadi Panutan.

Namun sikap tak terpuji yang di lakukan oleh kepala Desa Pa’rasangang Beru Burhanuddin Miala, kepada salah satu bawahannya jadi sorotan.

Ungkapan kepala desa Pa’rasangang Beru, kecamatan Galesong kab. Takalar kepada salah satu bawahannya yang dilakukan di depan rumahnya membuat orang tersebut merasa malu.

Dengan informasi yang di dapat awak media ini berusaha menemui kepala desa Pa’rasangang Beru Burhanuddin Miala di kantornya. selasa 29 September 2020, dirinya mengatakan persoalan ini awalnya masalah bantuan. Dirinya sempat emosi sehingga mengeluarkan kata-kata itu, dan saya kira masih wajar kalau saya marah-marah kepada bawahan saya, karena marah saya itu adalah marah seorang pimpinan kepada bawahan, yang saya takuti kalau saya memukul.

Waktu itu saya dalam keadaan emosi dan sempat saya mengeluarkan kata-kata itu, saya marah kepada bawahan itu wajar karena saya pimpinannya, caranya berbicara kepada saya sehingga membuat saya emosi. Marah saya itu adalah marah seorang pimpinan kepada bawahannya, kata Burhanudsin.

Marah iya saya marah tapi bukan dendam dan sifat saya memang keras, dalam organisasi kita siap di koreksi, menerima teguran, siap di marahi sama pimpinan, seharusnya dia maklumi saya karna dalam keadaan emosi dan saya juga adalah keluarganya,”ucap Burhanuddin Miala.

Kepala desa Pa’rasangang beru mengatakan, bahwa semua yang ada di kantor desa ini saya sudah anggap sebagai anak saya sendiri, anggap itu tujuan saya membina dan mendidik, tapi kayaknya dia mau atur saya dan mengajari saya makanya saya tegur dia, dan sekarang saya masih menunggu kedatangannya, saya kasih waktu sampai 15 hari kedepan, kalau dia tidak masuk apa boleh buat, saya akan koordinasi dengan pimpinan untuk ambil langkah selanjutnya,”tutup kepala desa Pa’rasangang Beru.

Sementara salah satu sumber yang juga merupakan korban yang tidak ingin di sebutkan namanya, menceritakan kronologis kejadiannya berawal dari masalah bantuan, ada warga yang anaknya sudah dapat PKH tetapi mamanya masih mau BLT Kemensos padahal satu kk, makanya saya mau memberikan penjelasan ke pak Kades kenapa warga tersebut tidak dapat BLT Kemensos.

Waktu itu hari jumat tanggal 25 September 2020, saya ke rumah pak Kades, saya mau pak Kades komunikasi langsung lewat telfon dengan pihak Dinas Sosial kabupaten Takalar, terkait dengan adanya sedikit permasalahan dengan persoalan bantuan, setelah saya ketemu pak Kades di depan rumahnya saya langsung menyampaikan maksud saya.

Pakde bisa ki bicara sama pihak dinsos, masalah warga yang di maksud, saya sempat jelaskan terkait permasalahan tersebut, dari situ pak desa marah marah mau merobek kertas penerima PKH, dan mengatakan janganmi ada suruh warga pergi menerima, baru saya di kata katai dengan ucapan yang sangat kasar dan tidak pantas di ucapkan oleh seorang kepala Desa, apalagi ucapan itu bukan hanya saya yang mendengarnya sehingga saya sangat malu.”jelasnya.

“Saya di bilangi pak desa dengan kata-kata setan, anjing, dan masih ada lagi kata selain itu, yang saya anggap sangat kasar dan sangat tidak pantas di ucapkan oleh seorang kepala desa, kata-kata itu yang membuat saya merasa malu, malah saya sudah dilarang masuk kantor ke esokan harinya hari sabtu tanggal 26 September 2020, makanya sampai sekarang saya sudah tidak masuk kantor lagi,ucapnya.

Sebagai seorang bawahan, saya merasa sudah melakukan tugas saya dengan melakukan koordinasi ke pihak terkait seperti di dinsos, sesuai dengan pekerjaan saya apabila ada permasalahan di lapangan, tetapi malah akhi4nya saya dapat seperti ini. tutup, sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya.(HZB)*

(Visited 548 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top